Kamis, 04 April 2013

laporan praktikum enzim katalase


Enzim Katalase

Tujuan             :  Untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kerja enzim
Dasar Teori      :
Enzim katalase adalah senyawa yang dibentuk oleh sel tubuh organisme. Dalam sel,enzim ini diproduksi oleh organel badan  mikro peroksisok. Kegunaan enzim katalase adalah menguraikan hidrogen peroksida (H2O2), H2O2  merupakan senyawa racun dalam tubuh yang terbentuk pada proses pencernaan makanan.
Hidrogen peroksida dengan rumus kimia H2O2 yang ditemukan oleh Louis Jacquea Thenard pada tahun 1818. Senyawa ini merupakan bahan kimia organik yang memiliki sifat oksidator kuat yang bersifat racun dalam tubuh.
Senyawa peroksida harus segera di uraikan menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang tidak berbahaya. Enzim katalase mempercepat reaksi penguraian peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Penguraian peroksida (H2O2) ditandai dengan timbulnya gelembung
Ada tidaknya gelembung merupakan indikator adanya air dalam wujud uap. Sedangkan menyala atau tidaknya bara merupakan indikator adanya gas oksigen dalam tabung tersebut. Enzim katalase yang dihasilkan peroksisom pada hati akan mengalami denaturasi (kerusakan) pada suhu yang tinggi ataupun pada suasana asam dan basa. Enzim katalase bekerja secara optimal pada suhu kamar (±30 0C) dan suasana netral.

Alat & Bahan   :          
a. Ekstrak Hati                        f.Pembakar Spiritus dan korek api
b. Ekstrak Jantung      g.Gelas Kimia
c. H2O2                                h. Lidi
d. NaOH                     i. Pipet Tetes
e. HCl                          j. Rak Tabung Reaksi






Cara Kerja       :
   a. Menghaluskan organ hati dan jantung ayam
   b. Menambahkan 1 gelas air pada hati dan jantung ayam
  c. Mengisi ekstrak hati ke dalam tabung kira-kira 3 cm
  d. Menambahkan H2O2 ,menutup tabung dengan ibu jari,mengamati
  e. Memasukkan bara api  lidi kedalam tabung,kemudian mengamati bara api tersebut padam   ataukah nyala
  f. Melakukan percobaan diatas dengan menambahkan HCl
  g. Melakukan percobaan diatas dengan mengganti HCl dengan NaOH
  h. Memanaskan ekstrak hati sampai mendidih,kemudian mendiamkannya sampai mendingin,setelah itu ditambah H2O2 ,menutup dengan ibu jari,mengamatinya
  i.  Mengisi ekstrak hati yang banyak,memberi H2O2  menutup tabung dengan ibu jari,mengamatinya
  j.  Mengisi ekstrak hati sedikit kemudian melakukan percobaan seperti yang diatas
  k.  Melakukan langkah a-j dengan mengganti ekstrak hati dengan ekstrak  jantung
  l.  Mencatat hasilnya pada table pengamatan

Data Pengamatan  :
*      Percobaan 1
No
Larutan
Hati  + H2O2

Jantung + H2O2



Gelembung
Nyala Api
Gelembung
Nyala Api
1.
Netral
Banyak
Nyala
Banyak
Nyala
2.
Asam
Tidak ada
Mati
Tidak ada
Mati
3.
Basa
Banyak
Mati
Sedikit
Mati
4.
Dipanaskan
Banyak
Mati
Sedikit
Mati













*      Percobaan 2 ( Konsentrasi Enzim)

No
Kadar Hati / Jantung
Hati  + H2O2

Jantung + H2O2



Gelembung
Nyala Api
Gelembung
Nyala Api
1.
Banyak
Banyak
Nyala
Sedikit
Nyala
2.
Sedikit
Banyak
Nyala
Sedikit
Mati








*      Percobaan 3

No
Kadar H2O2
Hati  + H2O2

Jantung + H2O2



Gelembung
Nyala Api
Gelembung
Nyala Api
1.
Banyak
Banyak
Nyala
Sedikit
Nyala
2.
Sedikit
Sedikit
Mati
Sedikit
Mati









Pembahasan :
*   Percobaan 1
a. Larutan hati dalam suasana netral saat ditetesi H2O2 maka akan muncul banyak gelembung dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan menyala.Sedangkan larutan jantung dalam suasana netral saat ditetesi H2O2 maka akan muncul gelembung yang banyak dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan menyala.
b. Larutan hati dalam suasana asam saat ditetesi H2O2 maka tidak ada gelembung yang muncul dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan mati.Sedangkan larutan jantung dalam suasana asam saat ditetesi H2O2 maka tidak ada gelembung yang muncul dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan mati.
c.  Larutan hati dalam suasana basa saat ditetesi H2O2 maka akan muncul banyak gelembung dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan mati.Sedangkan larutan jantung saat ditetesi H2O2  maka akan muncul sedikit gelembung dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan mati
d.  Larutan hati dalam suasana yang panas saat ditetesi H2O2 maka akan muncul banyak gelembung dan jika diberi bara api maka bara api tersebut akan mati.Sedangkan larutan jantung dalam suasana yang panas saat ditetesi H2O2 maka akan muncul sedikit gelembung dan jika diberi bara api maka bara api tersebut akan mati

*   Percobaan 2
a.    Larutan hati dalam kadar yang banyak saat ditetesi H2O2 maka akan muncul banyak gelembung,dan jika di beri bara api dari lidi maka bara api tersebut akan menyala.Sedangkan larutan jantung dalam kadar yang banyak saat ditetesi H2O2 maka akan muncul sedikit gelembung dan jika diberi bara api dari lidi bara api tersebut juga akan menyala
b.    Larutan hati dalam kadar yang sedikit saat ditetesi H2O2 maka akan muncul banyak gelembung,dan jika di beri bara api dari lidi maka bara api tersebut akan menyala.Sedangkan larutan jantung dalam kadar yang sedikit saat ditetesi H2O2 maka akan muncul sedikit gelembung dan jika diberi bara api dari lidi bara api tersebut akan padam

*   Percobaan 3
a.    Larutan hati saat ditetesi kadar H2O2 yang banyak maka akan muncul banyak gelembung dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan menyala.Sedangkan larutan jantung saat ditetesi kadar H2O2 yang banyak maka akan muncul sedikit gelembung dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan menyala
b.    Larutan hati saat ditetesi kadar H2O2 yang sedikit maka akan muncul sedikit gelembung dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan mati.Sedangkan larutan jantung saat ditetesi kadar H2O2 yang sedikit maka akan muncul sedikit gelembung dan jika diberi bara api dari lidi maka bara api tersebut akan mati
Pertanyaan  :
1.    Mengapa H2O2 dipakai sebagai bahan percobaan untuk mengamati kerja enzim katalase ?
2.    Mengapa reaksi berkurang jika ekstrak hati + H2O2 dimasukkan asam/basa ?
3.    Apa yang terjadi bila dalam jaringan tubuh banyak tertimbun H2O2 ?
4.    Bagaimana usaha menetralkannya dalam tubuh ?
5.    Dapatkah kamu simpulkan apa peranan enzim katalase,pada hati/jantung ?
6.    H2O2 yang terdapat dalam tubuh itu merupakan proses apa ?
7.    Manakah yang lebih banyak mengandung enzim katalase,pada hati / jantung ?
8.    Faktor-faktor apakah yang memengaruhi keaktifan katalase ?
Jawaban Pertanyaan :
1.    Karena H2O2 merupakan hidrogen peroksida yang berupa senyawa kimia organik yang memiliki sifat oksidator kuat dan bersifat racun dalam tubuh. Sehingga dengan adanya enzim katalase, akan mempercepat reaksi penguraian H2O2 menjadi H2O dan O2, . enzim katalase tidak dapat mengkatalisis substrat selain H2O2,begitu juga dengan substrat H2O2 yang tidak dapat dikatalisis oleh katalis selain enzim katalase.
2.    Hal itu terjadi karena pada keadaan asam/basa enzim akan rusak. Enzim akan bekerja secara optimal pada pH 7 (netral)
3.    Jika terdapat timbunan H2O2 dalam tubuh, yang terjadi adalah terjadinya kerusakan sel, terutama sel-sel yang terkena H2O2 tersebut.
4.    Tubuh akan mensekresi Enzim Katalase dengan jumlah yang seimbang dengan kadar H2O2 yang tertimbun/terdapat pada tubuh untuk mengubah hidrogen peroksida (H2O2) menjadi H20 (air) dan oksigen (O2)
5.    Kesimpulannya adalah untuk mengkatalisis racun berupa Asam Peroksida menjadi bahan yang tidak berbahaya bagi tubuh, yaitu uap air dan Oksigen
6.    Hidrogen Peroksida merupakan hasil sampingan dari reaksi kimia pada proses metabolisme aerob sel.
7.        Enzim katalase lebih banyak terkandung pada hati
8.        -Suhu
-pH
-Konsentrasi enzim katalase
-Konsentrasi substrat

Kesimpulan       :
       Jadi dari percobaan diatas dapat disimpulkan bahwa :
1.        Enzim katalase paling banyak terdapat pada Hati daripada Jantung
2.        Kerja enzim katalase dipengaruhi oleh suhu, pH,konsentrasi enzim dan konsentrasi substrat
Enzim katalase berperan untuk mengkatalisis racun berupa Asam Peroksida menjadi bahan yang tidak berbahaya bagi tubuh,ya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar